Book Summary / Uncategorized

[Book Summary] Untukmu Kader Dakwah

Judul : Untukmu Kader Dakwah

Penulis : Rahmat Abdullah

Penerbit : Pustaka Da’watuna

Al Fahmu
yg dimaksud dgn al fahmu: Anda yakin bahwa fikrah islamiyah yang solid dan tangguh, serta Anda memahami Islam seperti apa yang kami pahami dalam kerangka dua puluh landasan (al ushuul al’isyruun). [Hasan Al Banna]
– ketika seseorang terlanjur salah jalan, ilmu mengambil peran pelurus
– mengambil ilmu sebagai kolektor tanpa komitmen amal ; bagai peran hard disk, pita perekam atau mata pensil
– ilmu yang bermanfaat : yang tdk berhenti pd jidal (debat), mubahah (kebanggaan) dan alat menarik keuntungan dunia.
– cerita ttg sultan yg menyuruh kedua putera Imam Malik utk mengaji bersama rakyat, dan Imam Malik berkata, “dengan syarat mereka (putera Imam Malik) tdk boleh melangkahi bahu jama’ah dan duduk di posisi mana saja yg terbuka utk mereka”. *(?)maksudnya disini tdk sombong dan mengambil tempat tertentu diatas yang lain karena memiliki ilmu yg lebih*
– orang yang berilmu harus ingat, siapakah pemilik ilmu ini? apa kewajiban saya sesudah saya tahu? kemana lagi saya ketika telah mendapat ilmu yang ini? *(?)ingat pemilik ilmu itu adlh Allah, kewajiban utk mengamalkannya setelah tahu dan tidak terlena dan berhenti menuntut ilmu*
Al Ikhlas
Yang kami maksud dengan al-ikhlash adalah seluruh ucapan, perbuatan dan perjuangan seorang aktivis muslim selalu ditujukan dan dimaksudkaqn hanya kepada allah ta’ala saja, serta memohon ridha-Nya semata. Tidak ingin mengharap imbalan apapun, baik berupa harta, tahta, martabat dan kedudukan, tanpa melihat maju mundurnya perkembangan dakwahnya. [Hasan Al Banna]
ada orang yang kaya amal dengan banyak tuntutan yg hrs dilunasinya dihari pembalasan. ada org yang sangat sederhana dalam beramal dgn ketulusan tiada tara. pujian, celaan, ditengah keramaian maupun sendirian tdk menghalangi niatnya.
– 3 hal yg tak patut hati mukmin kering : 1. ikhlas beramal karena ALLAH 2. tulus kpd para pemimpin dgn nasihat dan koreksi 3. setia kepada jamaah muslim, karena doa mereka meliput dr belakang mereka (HR. Ahmad, Ibnu Majah, Hakim, Abu Daud, Tirmidzi)
*muhasabah situasi* Banyak hal yang sderhana tetapi terabaikan, smentara obsesi besar sering menjadi symbol kebersamaan yg tdk/tak akan pernah terwujud karena pejuangnya tdk memperjuangkannya dgn sungguh sungguh kec. sebagai symbol status.

“Tak ada lagi tersisa dari kenikmatan hidup kecuali 3 hal: saudara yg kau selalu dapatkan kebaikannya, shalat dlm keterhimpunan (jasad, hati dan fikiran), kelak tak seorangpun punya celah untuk menuntutmu di hari kiamat (Hasan Al Bashri)”

kemiskinan hati –> merasa rendah diri karena dunia tak berpihak, berseberangan dgn posisi tinggi dan jauh dr kedudukan basah
– kisah Abdullah bin Ubay (QS. 63 : 4) , kandidat pemimpin tertinggi Madinah yg berbunga bunga hatinya melihat peluang besar sehingga lupa prinsip al fadlu liman shadiq (kemuliaan untuk yang jujur). terobsesi berat berdasarkan makna senioritas (al fadlu liman sabaq – kemuliaan bagi yang lebih dulu), bukan kapasitas. akibatnya, yang ada hanya kepentingan dan kedengkian.
Ikhlas & Shidiq
ikhlas : menjaga diri dari perhatian makhluk –>menyingkirkan sifat riya’ (pamer diri)
shidq : menjaga diri dari perhatian nafsu –> menyingkirkan sifat ijab nafsi (kagum diri)
contoh paradigm ikhlas bagi mukhlisin >> ulama yg tdk henti hentinya mengkritik dan meluruskan pemerintah sementara sang amir memenjarakannya. namun ketika sang amir menggaungkan perintah jihad, mereka tampil didepan tanpa beban pribadi *(!)mirip kisah ibnu Taimiyah,*. Jihad adalah ibadahku kpd Allah dan maksiat itu urusan amir dengan Tuhannya. kritik sudah kulancarkan. Khalid bin Walid yang tegas menjawab pertanyaan heran, mengapa mau maunya ia bertempur dibawah komando orang lain sementara ia dimakzul(?)kan dr posisi panglima? Ia berjihad karena Allah, bukan karena Umar.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s