A for "The Title" / Bentang Pustaka / Dee / Fiction / Uncategorized

[Book Review] Akar (Supernova #2)

Judul : Akar

Penulis : Dee

Penerbit : Bentang Pustaka

*I read this on pdf*

Bodhi. tidak tahu asal hidupnya dari mana, melakukan perjalanan keliling Asia Tenggara untuk menemukan ‘kesejatian’. Bermula dari asal usul yang tidak jelas, ditemukan oleh seorang bhiksu di bawah pohon asem di depan Vihara, Bodhi menghabiskan hampir seluruh masa mudanya dalam asuhan Bhiksu Liong. Terlahir abnormal–dengan tulang kepala yang menonjol–Bodhi memiliki sebuah kelainan dan keanehan; bisa memvisualisasikan dirinya terhadap orang lain, maupun terhadap binatang.

Setelah gagal menangkap maksud Dee menulis novel sebelumnya, Supernova #1: Ksatria, Putri, dan Bintang Jatuh, lagi lagi saya gagal menangkap ide cerita buku ini. Saya tahu, menarik mengikuti kisah ‘travelling’ Bodhi disepenjuru Asia Tenggara itu cukup seru, bertemu seorang rastafarian tua yang menjadi inspirasi lagu Bob Marley, berteman dengan bule bernama Tristan yang memutuskan mengubah hidupnya menjadi seorang pendeta Budha, bersahabat dengan Kell tempat dimana Bodhi belajar seni mentato, dan kisah kematian Kell dalam medan ranjau. Yang saya tidak mengerti adalah kenapa Dee suka sekali menyisipkan teori rumit yang sulit ditangkap pembaca seperti saya.

Dan saya juga tak habis heran kenapa novel ini bisa jadi salah satu novel yang dinanti nantikan sequelnya. Bagi saya penulis yang baik cukup dinilai dari seberapa jauh para pembacanya mengerti maksud dan isi penulisan buku itu. Sedangkan di Supernova, saya tidak bisa mengerti, untuk apa Bodhi mencari kesejatian? Apa maksud Bhiksu Liong yang mengatakan bahwa Bodhi adalah ‘Guru’nya? Apa peran Bong dalam hidup Bodhi? Kenapa Bodhi memiliki ke abnormalan, dan karna sebab apa keabnormalan itu hilang? Email dari siapakah yang ditunggu Bodhi di akhir cerita? Menurut saya banyak sekali ke-tidak nyambungan dalam cerita ini. Jelasnya, mengapa di awal halaman menceritakan kisah Gio dan Diva yang masih ‘ngambang’, jika langsung disela kisah Bodhi dan sampai akhir kisah Bodhi pun masih nggantung gak jelas akhirnya?

Apa hubungan Gio, Diva, dengan Bodhi? Kemana karakter Supernova yang muncul di buku pertama, yang membuat seluruh sekuel buku ini pantas dinamakan ‘Supernova’? Sepertinya Dee asal menulis cerita apa saja yang ada dalam benaknya lalu dipotong potong sesuai keinginannya sehingga ceritanya gak utuh dan gak nyambung.  Well, karena saya belum membaca 2 buku kelanjutan sequel ini, mungkin masih aneh kelihatannya. Tapi dari dua buku pertama ini, saya tidak ada ketertarikan untuk segera membaca lanjutannya.

Tapi, saya suka sekali quotes ini..

“Karena ketidak tahuan lebih baik dari kesedihan. Lebih dari segalanya.” (Hal. 194)

Rating for this book: 4,8/10

_______________________________________

Title | Akar

Author | Dee

Publisher | Bentang Pustaka

* I read this on pdf *

Bodhi, do not know where he came from since a baby. He was first found by a monk under a tamarind tree in front of the temple, Bodhi spent most of his youth in the care of Bhiksu Liong. Born-with abnormal protruding bone on his head-Bodhi has an abnormality and eccentricity; may visualize himself to others, and to animals. Later, Bhiksu Liong ordered him to go away from Vihara. And the adventure of Bodhi’s journey started. He go around the South East Asia.

After failing to capture the intent Dee wrote earlier novel, Supernova # 1: Knight, Princess and The Shooting Star, again and again I fail to grasp the idea of ​​this book. I know, interesting to follow the journey of Bodhi, travelling in South East Asia was pretty exciting, met an old rastafarian, be friend with Caucasians named Tristan who decides to turn his life into a Buddhist priest, and be best friend with Kell, whose Bodhi studied art tattooed from, and the story of Kell’s death in a minefield. What I do not understand is why Dee loved to insert a complicated theory that elusive readers like me.

And I also could not help wondering why this prequel novel could be one to be waiting for. For me, a good writer can be judged simply by how far the reader understand the purpose and the content of the book. While in Supernova, I can not understand, for what Bodhi search for authenticity? What do you mean monk Liong said that Bodhi is ‘his teacher’? What is the role of Bong in Bodhi’s life? I think there are some missing parts in this story. Just like, why at the beginning of the page tells the story of Gio and Diva, if immediately interrupted until the end by the story of Bodhi? And even, there is no connection between Gio and Bodhi. If Dee means to explain the connection between Gio and Bodhi in the next book, just dont tell Gio’s story in this book. It makes this book so weird.

What is the relationship Gio, Diva, with Bodhi? Where Supernova character that appears in the first book, which makes the whole book is worth a sequel called ‘Supernova’? Looks like Dee just wrote whatever thing which comes in her mind. Well, since I have not read the next two books on this sequel, this story may still seem strange. But from the first two books, I have no interest in reading the next sequel soon.

But, I love these quotes ..

“Because ignorance is better than sadness. More than anything. “(P. 194)

Rating for this book: 4.8 / 10

Mengikutsertakan review buku ini dalam annual contest 2012 The End of Year Book Contest by Penerbit Esensi & Okeyz
Photobucket

Advertisements

11 thoughts on “[Book Review] Akar (Supernova #2)

  1. Saya juga sering baca review ttg seri supernova Dee ini. Opininya imbang, ada yg negatif ada pula yg positif.

    Saya pernah baca sekilas sinopsis di belakang sampul buku, tapi entah kenapa sinopsisnya kurang menarik minat.. Takutnya malah ga bs menikmati. Mungkin saya jadi bagian yg beropini negatif, jadi sampe skg blm baca.

    Nice review ^^
    Terima kasih uda berpartisipasi di 2012 End of Year Book Contest XD

    • Makasih mbak 😀
      Iya, aku juga waktu itu beli karena penasaran sama ke-booming an nya.. Pas buku dua makanya baca PDFnya doang -.- dan ternyata bener bener gagal menikmati.. Saya lebih suka Perahu Kertas, karena bahasanya simpel meskipun tidak terlalu luar biasa.

  2. Hahaha aku juga nggak ngerti Supernova yang pertama. Kalo yang Akar ini kayaknya ditulis pas jaman-jamannya Dee masuk agama Buddha deh jadinya lebih banyak ngomongin itu. Nggak ngerti juga tapi hubungannya sama yang pertama dan lanjutannya apa. hihi

    • Tapi yang aku bingung, di twitter pas kemunculan Supernova yang terakhir, Partikel, orang orang pada heboh gitu ya? Apakah nanti di akhir buku semuanya nyambung dan jadi jelas? Berasa akunya yang salah karena gak ngerti dan gak nyambung sendiri.. hehe

  3. saya baru baca KPBJ dan susah menangkap apa inti dri cerita it, lantas beberapa hari yg llalu slsai mmbaca #partikel, novel #4 ini lebih mudah dipahami bahasa dan alur ceritanya. sehingga membuat sya ingin membaca akar dan petir, tapi mandek di akar sya udah susah memahami ceritanya, lagi… mungkin dikarenakan jarak kelahiran #partikel dengan ke3 novel sebelumnya beda jauh sehingga terdapat perbedaan yg lumayan signifikan dalam bahasanya. 🙂

    • Saya penasaran juga sih sama buku buku selanjutnya, penasaran apakah kelanjutannya akan sama “membingungkan’ dengan buku pertama dan keduanya.. 🙂
      Tapi kalo untuk tau lanjutannya harus beli bukunya, saya nggak mau 🙂

  4. Just because you don’t understand the essence of the story, doesn’t mean that the story is bad… Learn to Understand and think out of the box… Or maybe you already try to understand but still cannot reach the meaning? What a pity for you… 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s