Author / Book Review / Chicklit / Gramedia / I for "The Title" / Publisher / Sophie Kinsella / SubGenre / Young Adult

[Book Review] I’ve Got Your Number by Sophie Kinsella

Image

Judul | I’ve Got Your Number

Penulis | Sophie Kinsella

Penerbit | Gramedia Pustaka Utama

Ponsel Poppy hilang! Juga cincin pertunangannya dengan Magnus. Padahal, ponselnya adalah seluruh dunianya dan cincin itu merupakan warisan keluarga Magnus yang berharga. Ditengah kepanikan, Poppy menemukan sebuah ponsel di tempat sampah. Karena sudah dibuang, jadi ponsel itu sekarang miliknya, kan? Namun sayangnya si pemilik ponsel, Sam Roxton, tidak senang. Dia mau ponselnya kembali, dan dia sebal Poppy membaca pesan-pesannya serta ikut campur dalam hidupnya.

Another book from Sophie Kinsella, my favorite author. Dan seperti semua buku buku beliau yang sudah saya baca, buku ini membuat saya terkesan. Konflik yang sederhana, dekat dengan kehidupan, namun seru untuk dinikmati ditambah karakter tokohnya yang proporsional dan apa adanya. Ketika membaca curahan pikiran Poppy, saya ikut larut akan apa yang sedang dialaminya, tanpa terkesan berlebihan. Saya jadi menikmati jalan ceritanya, bagaimana Poppy mencoba menenangkan dirinya menghadapi kegalauan, penasarannya Poppy pas baca sms di handphonenya Sam, perasaan inferior Poppy atas keluarga Magnus dan kesalnya Poppy atas pelaku yang menghilangkan cincinnya, Ditambah lagi beberapa kejadian yang ternyata diluar dugaan saya.

Gaya penceritaan buku ini seperti khasnya mbak Sophie, ribet, repot, tapi seru, kocak. Membaca beberapa review negatif tentang buku ini, saya jadi bertanya tanya sendiri, apa yang salah dari buku ini? So far bahkan menurut saya, buku ini adalah yang yang terbaik diantara novel novel karya Sophie Kinsella (termasuk buku buku beliau yang di tulis dengan nama Madelaine Wickham). Alasan negatif dari beberapa reviewer tentang buku ini yang gampang ditebak seperti karya Sophie Kinsella yang lain, menurut saya lebih merupakan sebuah ciri khas dari seorang Sophie Kinsella. Kekocakannya, kerepotan tokohnya, drama komedinya, kisah cintanya, ke-apa ada-an tokohnya, itu semua merupakan ciri dari novel Sophie Kinsella, dan itu semua diramu dengan baik sekali dalam. novel ini.

Terakhir, saya suka sekali dengan covernya. Simpel, manis, dan gak norak, cocok untuk bacaan Young Adult Women.

“’Siapa yang memberimu cincin itu?’ cetusnya kemudian.

Idih. Apa urusannya sih?

‘Seseorang bernama Lucinda,’ jawabku, mempermainkannya. ‘Aku kehilangan cincin ini, ceritanya. Lalu dia mengembalikannya padaku’.” (Halaman 414)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s