Agatha Christie / Author / Book Review / D for "The Title" / Detective / Fiction / Genre / Gramedia / Publisher / Title

[Book Review] Death in The Clouds by Agatha Christie

9789792228892

Judul [Death in The Clouds]

Penulis [Agatha Christie]

Penerbit [Gramedia Pustaka]

Ada pembunuhan di atas pesawat yang ditumpangi Poirot! Pembunuh menggunakan sumpit dan duri yang diolesi racun ular berbisa. Korbannya adalah Madame Giselle, seorang rentenir yang dikenal baik dan jujur namun tegas serta mengetahui setiap aib kliennya. Penumpang pesawat menjadi tersangka termasuk Poirot, kedua pramugari, dua orang Lady, dua orang dokter, seorang penulis cerita detektif, pasangan ayah-anak arkeolog, dan Jane Grey. Siapakah yang membunuh Madame Giselle? Kehadiran tak terduga anak Madame Giselle di pesawat, yang merupakan orang yang paling mendapat untung besar jika Madame Giselle meninggal, menambah rumit kasus ini.

Baru pertama kali setelah sekian lama ini nggak baca novel detektif.  Jadi saya tidak bisa memberikan penilaian super professional untuk buku ini, dengan kurangnya pengetahuan saya akan buku pembanding yang bergenre serupa. Tapi, sebagai pembaca awam dalam dunia detektif, sepanjang buku ini saya dibuat penasaran dan banyak menduga duga, siapa ya yang mencurigakan? Wah kayaknya si ini mencurigakan nih. Si itu mencurigakan. *semuanya mencurigakan XD*

Mungkin itulah tolak ukur kesuksesan sebuah novel detektif ya, membuat pembacanya banyak ‘bertanya-tanya’. 😀 dan ternyata pemecahan kasusnya/endingnya pun jauh diluar perkiraan saya. Saya pikir.. Lady Horbury lah pelakunya, dibantu seseorang yang lain, karena motifnya paling mencurigakan. Tapi lalu saya mencurigai Venetia Kerr karena dia innocent banget, jadi curiga gue.. Hahaha.. Saya berusaha memasang mata secara baik baik dan cermat atas segala penjelasan yang ada dibuku ini, menduga duga lewat gerak gerik tokoh dalam khayalan saya, dan juga kata kata yang mereka ucapkan.

Saya juga tidak menyangka bahwa di dalam buku ini ada kisah romansa yang samar namun punya pesan yang cukup kuat.

“Bencilah saya sedikit kalau itu yang anda mau. Tapi saya kira anda adalah tipe orang yang lebih suka melihat kenyataan daripada hidup dalam sebuah surga tipuan; lagipula kalau anda memilih yang terakhir, anda mungkin tak akan hidup lama di dalamnya.” (Halaman 349)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s