Friday's Recommendation

[Friday’s Recommendation] Guardian of The Gate by Michelle Zink

Image

Rules :


1. Pilih jenis rekomendasi buku. Ada dua jenis rekomendasi, yang pertama dan sifatnya mutlak adalah Rekomendasi Buku untuk Diterjemahkan .
Jika tidak ada buku yang direkomendasikan
untuk diterjemahkan, maka bisa memilih pilihan kedua, Rekomendasi Buku Pilihan. Disini rekomendasikan buku yang paling kamu suka baca dalam minggu ini.
2. Pilih hanya 1 (satu) buku untuk direkomendasikan. Tidak boleh lebih.
3. Beri sinopsis, genre buku dan alasan kenapa kamu merekomendasikan buku itu.
4. Posting button meme di atas

6682769

Title : Guardian of The Gate (Prophecy of the Sisters #2)

Author : Michelle Zink
Genre : Young Adult Fantasy – Paranormal
Publisher : Little Brown (US), Matahati (Series in Indonesia)

The ultimate battle between sisters is nearing, and its outcome could have catastrophic consequences. As sixteen year-old Lia Milthorpe searches for a way to end the prophecy, her twin sister Alice hones the skills she’ll need to defeat Lia. Alice will stop at nothing to reclaim her sister’s role in the prophecy, and that’s not the only thing she wants: There’s also Lia’s boyfriend James.
Lia and Alice always knew the Prophecy would turn those closest to them against them. But they didn’t know what betrayal could lead them to do. In the end, only one sister will be left standing.

 

Sebenernya saya belum baca buku pertamanya, tapi saya suka aja sama cover dari serial ini. Buku pertamanya sudah saya beli beberapa waktu lalu, tapi sampai sekarang belum kebaca. Covernya itu bener bener pas menggambarkan sinopsisnya, dan foto perempuannya keren. Tampangnya itu lho.. cantik, berbahaya, sekaligus disaat bersamaan dia seperti merasa terancam. Dan baik di buku pertama sampai ketiga, dua cewek ini (yang pastinya dua saudara kembar, Lia dan Alice) menampilkan wajah close up mereka. Yang bikin beda dari cover yang nampilin wajah manusia lainnya juga biasanya kalo cover lain, wajahnya itu agak dibikin artistik ketutupan apalah (kaya If I Stay sama Uglies) atau dikasih efek yang artistik (kayak Hex Hall). Plus, covernya selalu menampilkan gambar yang sama, Lia dan Alice itu.

Ceritanya sendiri (yang aku tangkep dari sinopsis buku pertama ya, hehehe) tentang dua kakak beradik yang terlibat ramalan kuno untuk jadi musuh satu sama lain, lalu bersaing. Keren kan ceritanya? Dua perempuan kembar yang cantik saling ribut dengan cara yang lebih seru dan elegan *apa kerennya, Fen?* Yah pokoknya keren aja buatku. Makanya, alasan lain dibalik buku pertamanya belum dibaca (selain karena banyak buku lain numpuk +prioritas baca untuk RC dulu), adalah nunggu saat saat terbaik untuk dibaca, disaat lagi santaaai, enjoy, dan bahagiaaa banget, jadi bisa sekalian nikmatin kekerenan covernya. *Jadi intinya…* Dont judge a book by its cover itu kalo secara harfiah itu gak bener *hehehe 🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s