Fiction / Gramedia / N for "The Title" / Nicholas Sparks

[Book Review] Nights in Rodhante

Title : Nights in Rodhante

Author : Nicholas Sparks

Publisher : Gramedia

Kisah yang menyentuh hati, tentang harapan, suka cita, dan, memaafkan, dan bahwa cinta bisa datang setiap saat, tak mengenal waktu dan usia, sering kali justru pada saat tidak diharapkan.

Pada usia 45 tahun, Adrienne Willis mesti menata kembali hidupnya setelah suaminya meninggalkannya untuk wanita yang lebih muda. Masih dengan kesedihan mendalam, ia menerima tawaran seorang teman untuk menjaga penginapan di Rodanthe, kota pantai kecil di Carolina Utara.

Ketika badai besar mengarah ke kota itu, tampaknya Adrienne akan terisolasi di sana, namun ternyata ada seorang tamu yang datang. Paul Flanner. Paul, dokter berusia 54 tahun, telah menjual prakteknya dan datang ke Rodanthe untuk berdamai dengan dirinya dan masa lalunya. Dua orang yang sama-sama “terluka” ini menemukan penghiburan satu sama lain, dan kebersamaan pada satu akhir minggu itu mengubah banyak hal dalam hidup mereka.

Wah satu kata yang bisa menggambarkan perasaan saya abis selesai baca buku ini: unexpected. Berhubung saya gak begitu suka sama cerita romance ibu ibu *plaaaak! hahahaha* (maksud saya, novel romance yang tokohnya sedikit melampaui usia Young Adult), ternyata buku ini jauh diluar perkiraan saya, Saya pikir ceritanya bakal ngebosenin, boring, ga ada gunanya, bla bla bla, ternyataaa….
Entah kenapa pas saya nulis review tentang buku ini, jadi keinget Gadis Jeruknya Jostein Gaarder. Dan baru nyadar kalo ceritanya agak agak mirip. Lucunya, pas baca synopsis buku ini (sebelum baca bukunya), saya keinget novel Maya nya Josten Gaarder juga. Ceritanya sama sama tentang orang yang pergi ke suatu tempat untuk melarikan diri karena suatu peristiwa.
Kisahnya ringan, mengalir, awal awalnya sempet bosen tapi pas Adrienne mulai cerita sama Amanda, jadi deh mulai seru ceritanya. Trus dari situ banyak kata kata mutiara berhamburan tentang kisah Adrienne & Paul. Ending cerita Adrienne emang udah ketebak, tapi pas bener bener sampe ke bagian itu, saya tetep bisa nangis juga.. *nangis dikiiiit….hehe*. Saya merasa ngerti banget perasaan Adrienne, ngertiiiiiiiiiiii banget rasanya *sengaja diulang*. Dan sikapnya selama ini, gimana dia nerima berita tentang Paul, gimana caranya dia kembali melanjutkan hidupnya setelah kepergian Paul, dan keputusannya untuk gak bilang sama siapa siapa kecuali ayahnya. Lalu, disaat yang tepat, bisa memuntahkan semua kenangan itu untuk Amanda, anaknya. Disaat yang tepat pula.
Saya agak canggung juga sih baca kisah percintaan Adrienne – Paul. Soalnya terlalu serius (mungkin juga karena mereka juga karakternya udah dewasa dan udah banyak makan asam garam kehidupan). Sekali lagi, saya jarang baca buku berjenis kaya gini. Membacanya seperti meniti di atas jembatan yang rapuh. Saya juga suka selipan kisah Robert dan istrinya yang meninggal. Membuat saya berfikir, betapa sempitnya pandangan manusia terhadap kehidupan orang lain.

Advertisements

One thought on “[Book Review] Nights in Rodhante

  1. Pingback: [RC Progress (January)] Finding New Authors Reading Challenge 2013 | Book Stacks

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s