Dystopian / Fantasy / Fiction / Isaac Marion / Ufuk / Uncategorized / W for "The Title"

[Book Review] Warm Bodies (Warm Bodies #1)

17216319

Title : Warm Bodies

Author : Isaac Marion

Publisher : Ufuk

“R” adalah zombi. Dia tidak punya ingatan, tidak punya identitas, dan tidak punya denyut nadi. Tetapi, dia punya mimpi. Dia tidak suka membunuh manusia. Dia agak berbeda dengan teman-temannya “Kaum Mati”. Sewaktu menjelajahi reruntuhan peradaban untuk mencari makan, R bertemu seorang gadis bernama Julie. Gadis itu merupakan kebalikan dari segala yang R tahu. Julie, yang hangat dan ceria serta sangat hidup, membuat sesuatu dalam diri R mulai berubah. R sadar dia tidak ingin memakan Julie, meski gadis itu tampak lezat. Dia ingin melindungi Julie, tak peduli apa pun akibatnya. Pilihan ini seperti percik api di rumput, melanggar aturan dan menyangkal logika, tetapi R tidak puas lagi dengan kehidupan dalam kematian. Dia ingin bernapas lagi, ingin hidup, dan Julie ingin membantunya. Bisakah kasih dari dua dunia yang berbeda ini berpadu?

Lucu! Kocak! Baru tau gue ada zombie yang punya istri, punya anak. Hahaha. Agak creepy juga sih (dan geli) karena banyak kata kata ‘mengunyah otak’ yang disebutkan sambil lalu seakan akan itu wajar (otak manusia lho, otak manusia!). Dan Isaac Marion gak sungkan sungkan menyebutkan karakter fisik zombie, pembusukan, daging yang melesak, kepala yang hancur. Euh. Tapi seru *teteep..

I didn’t really get the love part. I didn’t get a romantic feeling of R and Julie. Saya suka penggambaran kehidupan zombie-nya R, tapi saya gak suka sama Julie. Euh. Segala cerita yang kembali ke Julie menurut saya hambar dan aneh[Book Review] Warm Bodies (Warm Bodies #1)

Bedah Karakter

Name : R (like any other zombies, he forgot his entire name)
 
Are they protagonist or antagonist?
Protagonis dan merupakan pemeran utama. Buku ini juga mengambil sudut pandang R, yang dibagi dengan penglihatan Perry ketika R memakan otaknya.
Protagonist and the main role. The book is also taking R’s point of view, which is shared with Perry’s vision as R has ate his brain.
Who are they? What was their role in the book?
R adalah seorang zombie yang berbeda dari zombie yang lainnya. Ketika zombie yang lain punya kesukaan makanin manusia (terutama otak manusia), R justru mau berubah menjadi manusia yang hidup. Perubahan R ini dikarenakan ia memakan otak seorang laki laki bernama Perry. Tidak dijelaskan secara jelas kenapa otak Perry ini bisa berbeda dari otak manusia yang lain. Semenjak memakan otak Perry, R sering bertemu Perry dalam pikirannya dan mereka membagi visi mereka, yaitu menyelamatkan kehidupan manusia yang hampir punah karena keberadaan wabah zombie.
R is a zombie who is different by the others. While the others has a liking of eating human (especially human’s brain), R precisely wants to be a human, alive. This transformation starts when R ate a man’s brain, whose named Perry. It is not explained why Perry’s brain is different than other human’s brain. As from R eats his brain, R often sees Perry in his mind and shares their vision, to restore human life which is almost extincted by the existance of zombie epidemic.
What was your strongest impression on the character(s)? You can quote the dialogue or narration you got the impression from.
Saya tidak begitu banyak punya kesan tentang R, selain baru kali ini saya membaca sebuah buku yang tokoh utamanya adalah sebuah zombie. Masih wajar jika kita temui tokoh vampir, manusia serigala, peri, setengah-dewa, hantu, paranormal, atau penyihir yang menjadi tokoh sentral dalam sebuah buku. Tapi tidak seorang zombie. Bayangan saya, zombie adalah sesuatu yang menjadi pasukan penyerang dalam sebuah cerita. Misalnya ketika tokoh necromancer seperti Dee (The Alchemist) atau Sam (Hold Me Closer, Necromancer) membangkitkan sepasukan mayat hidup untuk menyerang. Tidak pernah terfikirkan bahwa sesosok mayat hidup mengerikan yang kaku dan tidak punya keistimewaan apa apa selain membusuk dapat menjadi sebuah cerita.
I dont really get much impression about R, except this is a first time I read a book that have a zombie as a main role. It is usual if we meet vampire, warewolf, fairy, demigod, ghost, paranormal, or witch as the central figure in a book. But not a zombie. In my imagination, zombie is just a commando in a story. For example, just like a necromancer like Dee (The Alchemist) or Sam (Hold Me Closer, Necromancer) raises an army of undead to attack. Never thought before that a clumsy and rigid terrible living corpse which do not have any speciality except decomposing can be a story.
What are the strengths or weaknesses of your character(s)?
Strenghts : kuat, sesuai karakter fisik zombie; meskipun tubuh hancur masih bisa hidup (at least masih bisa makan orang), nekat dan berani, bersahabat, sederhana, inspirasional
Weakness : cara bicara dan berpikirnya yang bahasanya kaku (entah karena terjemahannya atau karena sifat dasarnya sebagai zombie), tidak bisa membaca dan mencerna kata kata dari lagu
Strenghts : strong, according to physical characteristics of zombies; although the body has destroyed he was still alive (at least he still can eat people), reckless and brave, friendly, inspirational
Weakness: way of speaking and thinking in rigid language (either because of the translation or because of his nature as a zombie), can not read and understand a song lyrics, simple
How do they develop throughout the book?
Baru terbit buku pertamanya. Semoga aja di buku selanjutnya, bahasa R lebih baik lagi dan lebih asyik dibaca. Pada awal bab buku pertama, R sama seperti zombie yang lain yang suka memakan manusia namun ketika bertemu Julie, ia tidak lagi berkeinginan untuk memakan manusia. Mulai muncul dalam pikirannya, bagaimana menyelamatkan takdir yang membuat Kaum Hidup (manusia) memburu Kaum Mati (zombie). Di akhir buku pertama, R berhasil mempersatukan Kaum Hidup dan Kaum Mati, sehingga manusia dapat menerima keberadaan beberapa zombie yang berubah sifatnya seperti R.
It’s only the first book has published. Hopefully in the second book, R’s language develops even better and more enjoyable to read. In the first part of the first book, R is just like another zombies who likes eating human brains but since he met Julie, he doesnt want to. He starts thinking about how to save human life and unite The Living and The Death. In the last part of the book, R succesfully starts to make human and zombies living together, so human can accept zombies’ existance among them.
What makes you love/hate them?
Kesederhanaan R dalam memandang kehidupan zombie. Dia suka mempertanyakan keadaan para zombie, tapi dia gak pernah sarkastis, tidak menunjukkan emosi apapun secara berlebihan. Saya suka cara R menyebut dan memikirkan ‘istri dan anaknya’ meskipun istrinya itu tidak punya peranan penting dalam cerita.
R’s simplicity of thinking the life of zombies. He seldom questions the way of zombies life, but he is never sarcastic or shows any emotions overly. I like the way R says and thinks ‘his wife and children’ eventhough his wife has not a significant part in this story.
What lessons or influences you got from them?
Untuk tidak melihat segala sesuatunya secara berlebihan dan cerita cinta itu tidak hanya setipe dengan Twilight saga, yang melulu fokus pada satu orang. R menyukai Julie, tapi ia masih mengakui istri dan anak anak zombienya, dan tidak terus menyinggung ketertarikan fisik dengan Julie. Bagi R itu sederhana, ia menyukai Julie dan tidak mau Julie dimakan.
For not looking every thing excessively and a love story is not always just like Twilight saga which is focussed on one person. R likes Julie, but he still considers his wife and children, and not always expresses physical attraction with Julie. For R is just this simple; he likes Julie and pretend her from being a food.
 
 
beda banget ya antara film dan dunia nyata.. 😀
Advertisements

2 thoughts on “[Book Review] Warm Bodies (Warm Bodies #1)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s