Fantasy / Fiction / Gramedia / Kami Garcia & Margaret Stohl / Paranormal / Uncategorized

[Book Review] Beautiful Creatures (Beautiful Creatures #1)

12382338Title : Beautiful Creatures (Beautiful Creatures #1)

Author : Kami Garcia & Margaret Stohl

Publisher : Gramedia

Translator : Monica Dwi C.

Published : August 2011

 

 

Synopsis

Ethan Wate sejak lahir tinggal di Gatlin, South Carolina, kota kecil yang menurutnya takkan pernah berubah. Karena itu ia tidak sabar untuk meninggalkan kota itu.

Lalu datanglah Lena Duchannes, dan segalanya pun terjungkir balik.

Lena dan keluarganya memiliki kemampuan supernatural. Mereka bisa mendatangkan badai, melihat ke masa depan, bahkan memanipulasi pikiran. Gadis itu berusaha keras menyembunyikan kemampuannya dan kutukan yang menghantui keluarganya.

Ternyata, meskipun dikelilingi taman-taman yang tumbuh liar, rawa-rawa kelam, dan pekuburan yang terlupakan, ada rahasia yang tak bisa disembunyikan selamanya

Plot and Summary 

Gadis itu berteriak memanggil Ethan, terjatuh, terlepas dari sela sela jemarinya.

Sudah berbulan bulan Ethan memimpikan gadis yang sama. Meskipun tak mengingat jelas wajahnya, ia ingat wangi lemon dan rosemary sang gadis, sejelas aroma yang dihirupnya ketika ia terbangun di pagi hari. Aroma lemon dan rosemary.

Gatlin, South Carolina, adalah sebuah kota kecil dimana perubahan adalah sesuatu yang langka. Antara dua tipe manusia yang tinggal di Gaitlin; orang orang bodoh atau orang yang terjebak, Ethan Lawson Wate ingin sekali pergi meninggalkan kota itu. Bersama sahabatnya, Link, Ethan berkelompok dengan anak anak populer di sekolah, para pemain basket dan geng Savannah Snow, Ratu Es paling cantik di Jackson High School. Kedatangan seorang gadis yang tinggal di Ravenwood, mengusik ketenangan di Jackson High, bahkan di kota Gaitlin. Ravenwood adalah sebuah rumah yang diyakini berhantu, dan ditinggali oleh seorang laki laki yang tidak pernah menampakkan dirinya di lingkungan sosial Gaitlin, Macon Ravenwood. Namun, Ethan sanggup memaksa dirinya untuk pergi ke tanah Ravenwood setelah mendengar sebuah lagu yang dimainkan Lena Duchannes, si gadis Ravenwood, adalah lagu yang pagi itu muncul dan hilang secara tiba tiba dari playlistnya, setelah ia terbangun dari mimpi.

Segera saja Ethan menemukan sesuatu yang lain dari Lena Duchannes, sesuatu yang tidak dibayangkannya akan ada di Gaitlin. Di kelas, ia bisa mendengar pikiran Lena dan berkomunikasi dengannya. Ketika sedang menghabiskan waktu bersama di tanah Greenbier, didekat tanah Ravenwood, Ethan mengetahui identitas Lena sebagai Caster, Perapal Mantra. Mereka menemukan sebuah bandul kalung yang merupakan kepunyaan Genevieve, nenek buyut Lena yang dikutuk karena berusaha membangkitkan kekasihnya dari kematian. Seluruh keturunan Genevieve akan menjalani takdir dan tidak bisa memilih takdirnya, atau diklaim oleh takdir. Seorang Caster dapat memilih untuk menjadi Terang atau Gelap pada usianya yang ke enambelas tahun, namun keturunan Genevieve tidak akan bisa memilih sesuai dengan keinginan mereka.

Seiring berjalannya kedekatan antara Lena dan Ethan, pada suatu hari penjamuan keluarga besar di Ravenwood, Ridley Duchannes, sepupu Lena yang juga seorang Caster yang diklaim oleh takdir untuk menjadi gelap, datang dan ingin membunuh Lena. Keluarga Duchannes yang lain bersatu untuk melindungi Lena, terutama Macon Ravenwood.

Comments

Ceritanya berkembang dan konfliknya beragam. Terbukti ketika saya berusaha untuk menulis plot and summary buku ini, banyak sekali hal hal seru dan penting yang ingin saya ceritakan. Belum lagi keberadaan tokoh tokoh yang semuanya memegang peranan penting. Ditambah lagi, istilah istilah yang menambah kualitas dunia Caster seperti Empath, Palimpsest, dll. Buku setebal lebih dari 500 halaman dengan font yang terbilang cukup imut ini, bisa saya nikmati. Saya suka dengan keluarga Duchannes, meskipun mereka tidak seloyal dan seerat keluarga Cullen. Sayangnya, saya kurang suka dengan Lena karena kesan saya pada buku pertama ini, ia masih punya sedikit kenaifan dan kerapuhan seorang anak kecil.

Covernya sendiri pas dengan suasana ceritanya, agak sedikit creepy, dengan penggambaran setting yang juga cukup menarik. Contohnya saja, keberadaan Perpustakaan Caster yang memancing keingin tahuan dan fantasi tersendiri.

Saya senang ketika sampai di akhir buku dan mengetahui ada kelanjutkan sekuelnya. Jika buku pertama memakai sudut pandang Ethan sebagai “Mortal”, saya ingin mendengar pikiran dari seorang Caster. Jadi harapannya sih, saya bisa lebih banyak mengenal Dunia Caster karena Beautiful Darkness punya daya tarik seperti ‘Dunia Penyihir Harry Potter – Vampire Twilight’, dengan berbagai istilah dan spesialisasi kekuatan, juga kisah cintanya. Bahkan karakter Reece dalam buku ini, mengingatkan saya dengan Jasper Hale Cullen.

Buku ini sudah diadaptasi ke film dan sudah dirilis Februari 2013 lalu. Ketika melihat trailernya, saya suka bagian ketika sebuah jendela kaca pecah berkeping keping (yang sudah baca pasti nyengir sambil liat trailernya, udah tau kenapa kaca kelasnya bisa pecah).

Favorite character(s), part(s), or quote(s)

Saya suka bagian ketika Lena dan Ethan mendapatkan pesan dari ibu Ethan yang sudah meninggal. Kenapa saya suka bagian ini? Soalnya ternyata itu adalah jawaban atas permasalahan Ethan dan Lena selama ini. Cuma saat itu, mereka belum sadar arti pesan tersebut.

Kedua, saya suka dialog Serafine

“Pilihan itu dibuat karena kau adalah putriku, Natural kedua yang dilahirkan dalam keluarga Duchannes. Aku memang Cataclyst sekarang, tapi awalnya aku adalah Natural yang terlahir dalam keluarga kita.”

Serafine terdiam sejenak, lalu mengutip ayat:

“‘Yang Pertama akan menjadi Hitam,

Tapi Yang Kedua dapat memilih untuk kembali'”

Soal karakter favorit, saya menimbang untuk menjadi Lena yang seorang Natural, atau Bibi Del yang seorang Palimpsest (spesialisasi kekuatan mereka itu keren banget :))

Advertisements

One thought on “[Book Review] Beautiful Creatures (Beautiful Creatures #1)

  1. Pingback: [RC Progress (March)] New Author RC 2013 | Book Stacks

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s